Dinamika Tafsir Al-Qur'an di Indonesia: Dari Priode Klasik Hingga Era Kontemporer
Kata Kunci:
Tafsir Al-Qur’an, Klasik, Modern, KontemporerAbstrak
Kajian tafsir Al-Qur’an di Indonesia mengalami perkembangan yang dinamis seiring dengan perjalanan sejarah Islam di Nusantara. Perbedaan latar budaya dan bahasa antara Indonesia dan wilayah Arab menjadikan proses penafsiran Al-Qur’an di Indonesia memiliki karakteristik tersendiri. Sejak periode klasik, modern, hingga kontemporer, tafsir di Indonesia terus mengalami transformasi baik dari segi metode, pendekatan, maupun corak penafsiran. Pada masa klasik, penafsiran lebih bersifat sederhana dan berorientasi pada kebutuhan dakwah. Memasuki periode modern, muncul karya-karya tafsir yang lebih sistematis dan kontekstual. Sementara itu, pada era kontemporer, studi tafsir semakin berkembang melalui berbagai pendekatan metodologis, seperti hermeneutika dan tafsir maqashidi, yang berupaya menjawab tantangan zaman. Dinamika ini menunjukkan bahwa tafsir Al-Qur’an di Indonesia tidak bersifat stagnan, melainkan terus berkembang sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan konteks sosial yang melingkupinya.
Referensi
Abidin, Ahmad Zainal. Khazanah Tafsir Nusantara: Para Tokoh dan Karya-Karyanya. Yogyakarta: IRCiSoD, 2023.
Alviyah, Avif. “Metode Penafsiran Buya Hamka dalam Tafsir Al-Azhar.” Ilmu Ushuluddin, Vol. 16, No. 1, 2016.
Baidan, Nashruddin. Perkembangan Tafsir Al-Qur’an di Indonesia. Solo: Tiga Serangkai, 2003.
Effendi, Sofian. “Sejarah dan Perkembangan Metode Pembelajaran Baca Al-Qur’an di Indonesia.” Disertasi. Jakarta: Institut Ilmu Al-Qur’an Jakarta, 2021.
Fajriyah, Jamilatul, Azhar Haq, dan Fita Mustafida. “Penerapan Metode Al-Baghdadi dalam Taman Pendidikan Al-Qur’an (TPQ) di Madrasah Ibtidaiyah Al-Fattah Kota Malang.” Jurnal Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah, Vol. 2, No. 2, 2020.
Igisani, Rithon. “Kajian Tafsir Mufassir di Indonesia.” Jurnal Potret, Vol. 22, No. 1, 2018.
Muhammad, Ahsin Sakho. Membumikan Ulumul Qur’an. Jakarta: Qaf, 2019.
Mustaqim, Abdul. Metode Penelitian Al-Qur’an dan Tafsir. Yogyakarta: Idea Press, 2022.
Mustaqim, Abdul. “Argumentasi Keniscayaan Tafsir Maqashidi sebagai Basis Moderasi Islam.” Pidato Pengukuhan Guru Besar. Yogyakarta: UIN Sunan Kalijaga, 2019.
Syamsuddin, Sahiron. Hermeneutika dan Pengembangan Ulumul Qur’an. Yogyakarta: Nawasea Press, 2017.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Gina Rodatul

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.