Integrasi Tauhid dan Etika Sosial dalam QS. Al-Nisa'/4: 36 Perspektif Tafsir Al-Misbah

Penulis

  • Mochamad Rifal Julianto universitas islam negeri walisongo semarang
  • Arif Rahman Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) Bima

DOI:

https://doi.org/10.71349/rahmad.v4i1.84

Kata Kunci:

Etika Sosial, Tauhid, Tafsir Al-Misbah, Moralitas Sosial, Inklusivitas Sosial

Abstrak

Etika dalam kehidupan sehari-hari merupakan fondasi fundamental dalam membangun tatanan masyarakat yang harmonis dan beradab. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai etika sosial dalam Tafsir Al-Misbah karya M. Quraish Shihab dengan fokus kajian pada QS. An-Nisa’/4:36. Pemilihan ayat tersebut didasarkan pada kandungan etisnya yang komprehensif, yang mengintegrasikan prinsip tauhid sebagai fondasi teologis dengan perintah berbuat baik kepada orang tua, kerabat, anak yatim, fakir miskin, tetangga, hingga hamba sahaya. Penelitian ini menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-kualitatif melalui teknik analisis isi (content analysis). Hasil penelitian menunjukkan bahwa M. Quraish Shihab menegaskan adanya relasi organik antara dimensi ibadah ritual dan manifestasi perilaku sosial. Penghambaan kepada Allah (hablun minallah) tidak dapat dipisahkan dari aktualisasi sosial berupa kepedulian, kerendahan hati, dan sikap inklusif terhadap sesama manusia (hablun minannas). Kesimpulannya, etika sosial dalam perspektif Tafsir Al-Misbah bukan sekadar norma moral formal, melainkan integrasi antara spiritualitas dan kemanusiaan yang relevan dalam menjawab krisis moral di era modern.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Al-Attas, Syed Muhammad Naquib. Islam and Secularism. Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization, 1993.

Dinarti, Novi Suci, Shalwa Rizkya Salsabila, and Yusuf Tri Herlambang. “Dilema Etika dan Moral dalam Era Digital: Pendekatan Aksiologi Teknologi terhadap Privasi, Keamanan, dan Kejahatan Siber.” Daya Nasional: Jurnal Pendidikan Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora 2, no. 1 (2024): 8–16.

Hasiah, Hasiah. “Mengintip Perilaku Sombong dalam Al-Qur’an.” Jurnal El-Qanuniy: Jurnal Ilmu-Ilmu Kesyariahan dan Pranata Sosial 4, no. 2 (2018): 185–200.

Hudi, Ilham, et al. “Menghadapi Krisis Moral dan Etika pada Generasi Muda Indonesia.” Jurnal Ilmu Pendidikan dan Psikologi 1, no. 2 (2024): 233–241.

I’anah, Nur. “Birr al-Walidayn: Konsep Relasi Orang Tua dan Anak dalam Islam.” Buletin Psikologi 25, no. 2 (2017): 114–123.

Kementerian Agama Republik Indonesia. Al-Qur’anul Karim. Jakarta: PT Al-Qosbah Karya Indonesia, 2021.

Lickona, Thomas. Educating for Character: How Our Schools Can Teach Respect and Responsibility. New York: Bantam Books, 1991.

Puja Hayati, Hafifa, et al. “Analisis Bentuk Akhlak kepada Teman dan Tetangga Berdasarkan Al-Qur’an.” Jurnal Manajemen dan Pendidikan Agama Islam 2, no. 3 (2024): 129–138. https://doi.org/10.61132/jmpai.v2i3.262.

Shihab, M. Quraish. Tafsir Al-Mishbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian Al-Qur’an. Vol. 2. Jakarta: Lentera Hati, 2002.

Sidiq, Yogi Hasbi. “Konsep Tauhidullah sebagai Substansi Pendidikan Islam.” Al-Urwatul Wutsqo: Jurnal Ilmu Keislaman dan Pendidikan 2, no. 2 (2021): 21–31.

Zaini, Ahmad, Moh Samsul Ma’arif, Muhammad Fawaid Jufri, and Siti Asizah. “Etika Sosial dalam Tafsir Al-Qur’an sebagai Landasan Mewujudkan Masyarakat Inklusif di Indonesia Menghadapi Era Society 5.0.” Mozaic: Islamic Studies Journal 3, no. 2 (2024).

Zaiyadi, Ahmad, Rindi Andika, and Muhamad Efendi Pradana. “Larangan Bersikap Sombong dalam Al-Qur’an Perspektif Tafsir Al-Misbah dan Relevansinya terhadap Kehidupan Bermasyarakat.” Al-Qolam: Jurnal Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir 2, no. 2 (2025): 136–153.

Unduhan

Diterbitkan

22-06-2026

Cara Mengutip

Julianto, M. R., & Rahman, A. (2026). Integrasi Tauhid dan Etika Sosial dalam QS. Al-Nisa’/4: 36 Perspektif Tafsir Al-Misbah. Rahmad : Jurnal Studi Islam Dan Ilmu Al-Qur’an , 4(1), 33–41. https://doi.org/10.71349/rahmad.v4i1.84

Terbitan

Bagian

Artikel