Peran Shah Waliyullah al-Dihlawi sebagai Katalisator Perkembangan Tafsir di Asia Selatan
DOI:
https://doi.org/10.71349/rahmad.v3i2.53Kata Kunci:
Sejarah intelektual, Maqasid al-Syari’ah, EpistemologiAbstrak
Sejarah tafsir Al-Qur’an di Asia Selatan kerap dipahami dalam kerangka periodisasi biner antara era klasik-tradisional dan modern-reformis, sehingga peran tokoh transisional sering terabaikan. Penelitian ini menyoroti Shah Waliyullah al-Dihlawi (1703–1762 M) sebagai katalisator penting dalam transformasi tafsir modern di kawasan tersebut. Dengan metode kualitatif dan pendekatan sejarah intelektual, studi ini mengkaji dua karya utama, Al-Fawz al-Kabir fi Ushul al-Tafsir dan Hujjatullah al-Balighah, serta literatur sekunder yang relevan. Temuan menunjukkan dua pergeseran epistemologis: pertama, sistematisasi metodologi tafsir dengan klasifikasi lima tema utama, menggeser fokus dari transmisi pengetahuan atau naql menuju konstruksi keilmuan terstruktur; kedua, pencarian hikmah rasional dan tujuan universal, atau maqasid di balik hukum, melampaui pendekatan legal-formalistik menuju pemahaman filosofis-hermeneutis. Warisan ini berkembang dalam dua arus tafsir modern: rasionalis-akomodatif Sayyid Ahmad Khan dan aktivis-ideologis Sayyid Abul A’la Maududi. Penelitian menyimpulkan Shah Waliyullah sebagai figur transisional kunci yang menjembatani tradisi klasik dengan tantangan modern.
Referensi
Amirullah, S. A. “History and Development of Tafsir in Southeast Asia.” Miskat: Jurnal Ilmu-Ilmu Al-Quran Hadist Syari'ah Dan Tarbiyah 1, no. 2 2018. https://doi.org/10.33511/misykat.v1n2.171-185.
Aini, Nur, Hidayatur Rohman, dan Fatichatus Sa’diyah. “Penyebaran Hadis di India.” Jurnal Ilmiah Multidisiplin Terpadu 8, no. 12 2024.
Baljon, J. M. S. Religion and Thought of Shah Wali Allah Dihlawi,. Leiden: Brill, 1986.
Chowdury, Saeyd Rashed Hasan, Harun Alkan, dan Murat İsmaıloğlu. “A Critical Analysis of Shah Waliullah Dehlawi’s Sufi Influences in the Indian Subcontinent.” Sufiyye: Journal of Sufi Studies 15 2023.
Douglas, Ian Henderson. Abul Kalam Azad: An Intellectual and Religious Biography. Delhi: Oxford University Press, 1993.
Esposito, John L., ed. Ensiklopedi Oxford: Dunia Islam Modern. Bandung: Mizan, 2002.
Kuntowijoyo. Pengantar Ilmu Sejarah. Vol. 1. Yogyakarta: Tiara Wacana, 2018.
Maududi, Sayyid Abul A‘la. Tafhim al-Qur’an. Vol. 1. Lahore: Idara Tarjuman al-Qur’an, 1972.
Moleong, Lexy J. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya, 2017.
Munir, G. “Pemikiran Pembaruan Teologi Islam Syah Wali Allah Ad-Dahlawi.” Jurnal Theologia 23, no. 1 2017. https://doi.org/10.21580/teo.2012.23.1.1757.
Rahman, Fazlur. Islam and Modernity: Transformation of an Intellectual Tradition. Chicago: University of Chicago Press, 1982.
Rizvi, Saiyid Athar Abbas. Shah Wali Allah and His Times. Canberra: Ma‘rifat Publishing House, 1980.
Schimmel, Annemarie. Mystical Dimensions of Islam. Chapel Hill: University of North Carolina Press, 1975.
Shah Waliullah al-Dihlawi. Al-Fawz al-Kabir fi Ushul al-Tafsir. Beirut: Dār al-Kutub al-‘Ilmiyyah, 2005.
——. Hujjatullah al-Balighah. Vol. 1. Beirut: Dar Ihya’ al-‘Ulum, 1999.
——. Izalat al-Khafa’ ‘an Khilafat al-Khulafa. Tahqiq Taqiuddin an-Nadwi; ta‘rib Javid Ahmad an-Nadwi dan Fayruz Akhtar an-Nadwi. Damaskus: Dar al-Qalam, 2013.
Sugiyono. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. 19th ed. Bandung: Alfabeta, 2013.
Taslim, Imron, dan Lukman Nul Hakim. “Perkembangan Tafsir Al-Qur’an di India dan Pakistan: Studi Regional terhadap Tradisi Keilmuan Islam.” Ma’had Aly: Jurnal Studi Islam dan Humaniora 2, no. 1 2023.
Zaman, Muhammad Qasim. The Ulama in Contemporary Islam: Custodians of Change. Princeton: Princeton University Press, 2002.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Muhammad Muhammad Rijalul Fikri, Nur

Artikel ini berlisensiCreative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
The works shared below License Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International (CC-BY-SA)

